Lintas Sepak Bola - Liverpool mengenang tragedi Hillsborough pada 1989 silam yang merenggut 96 orang fans The Reds. Untuk pertama kalinya dalam 24 tahun, fans Si Merah bisa berharap agar nama para korban dibersihkan.
Bertempat di Anfield, pemimpin Hillsborough Family Support Club Margaret Aspinal yang juga ibu dari James, salah satu dari korban tewas, memberikan pidatonya pada Senin kemarin. Seperti diketahui, tragedi Hillsborough terjadi pada laga Liverpool versus Nottingham Forrest dalam ajang semifinal Piala FA 1989 di Stadion Hillsborough, markas Shiffield Wednesday, yang mengakibatkan 96 suporter The Reds tewas karena berdesak-desakan.
“Setelah 24 tahun, kebenaran akhirnya terungkap. Butuh 8.551 hari yang kelam dan sebuah laporan untuk memperlihatkan apa yang kami ketahui sejak hari pertama, yakni bahwa para fans tidak bersalah,” kata Aspinal seperti dikutip Soccerway.
Kenny Dalglish, Alan Hansen dan Ian Rush ikut hadir di Anfield. Dalglish merupakan manajer Liverpool saat itu dan Hansen serta Rush merupakan anak-anak asuhannya.
Di tribun Kop yang legendaris, keluarga korban juga berkumpul. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu kebanggaan klub You'll Never Walk Alone.
Pada September 2012 lalu, pemerintah Inggris mengeluarkan sebuah dokumen resmi bahwa penyebab tragedi terburuk dalam sejarah sepakbola Inggris itu bukanlah fans Liverpool. Kelalaian kontrol dari polisi akhirnya ditetapkan sebagai faktor utama terjadinya tragedi itu.
Judul: Mengenang 24 Tahun Tragedi Hillsborough
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 13.35
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 13.35
0 komentar:
Posting Komentar