Selasa, 12 Februari 2013

Inilah Fakta Liga Champions: Glasgow Celtic VS Juventus

Lintas Sepak Bola - Inilah Fakta Liga Champions: Glasgow Celtic VS Juventus : Dua pemain inti Glasgow Celtic mengalami cedera lutut dan paha, Kemungkinan mereka tampil 50-50.
Pelatih Juventus Antonio Conte bisa menggunakan hampir seluruh materi yang ada karena sedikit pemain yang absen.

Inilah Fakta Liga Champions: Glasgow Celtic VS Juventus

Saat Glasgow Celtic memimpin Liga Primer Skotlandia dengan keunggulan 18 poin, pasukan Neil Lennon menyimpan sejumlah pemain inti ketika menghadapi Inverness akhir pekan lalu.

Namun, masih ada sejumlah pertanyaan untuk kondisi Emilio Izaguirre dan Georgios Samaras yang mengalami cedera lutut dan paha. Kemungkinan mereka tampil 50-50, tapi Lennon yakin mereka bisa tampil berkat pemulihan yang dilakukan dengan cepat.

Efe Ambrose kemungkinan bisa tampil meski baru saja menjuarai Piala Afrika bersama Nigeria Minggu (10/2) lalu. Kemungkinan dia disimpan di bangku cadangan dan posisinya ditempati Kelvin Wilson.

Pelatih Juventus Antonio Conte bisa menggunakan hampir seluruh materi yang ada karena sedikit pemain yang absen. Giorgio Chiellini masih cedera, begitu pula dengan Paolo De Ceglie, Simone Pepe, dan Nicklas Bendtner. Sisi positifnya, Claudio Marchisio sudah pulih dari cedera yang menyebabkannya absen selama sebulan. Kwadwo Asamoah juga sudah kembali dari tugas internasional memperkuat Ghana.

Sanksi yang mendera Leonardo Bonucci di kompetisi domestik membuatnya bisa tampil segar dalam pertandingan ini.

TAHUKAH ANDA?

  • Di setiap empat pertemuan kedua tim, tim tuan rumah selalu menang.
  • Dalam dua pertemuan terakhir, 12 gol tercipta.
  • Celtic tak pernah melaju jauh dari babak ini sejak era Liga Champions dimulai.
  • Dari 23 pertandingan kandang di Liga Champions, Celtic hanya pernah kalah dua kali. Keduanya dari Barcelona.
  • Seperti halnya Borussia Dortmund, Malaga, dan Schalke, Juventus sejauh ini tak terkalahkan di ajang ini.
  • Juara Italia itu hanya kebobolan empat kali. Hanya Paris-Saint Germain yang mengantungi rekor lebih baik, yaitu kebobolan tiga kali.
  • Empat dari 12 gol Juventus di fase grup diciptakan pemain pengganti. Terbanyak dari tim lain.
  • Gianluigi Buffon merupakan satu-satunya pemain yang tersisa dari pertemuan terakhir kedua tim pada 2001.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar